Kolaborasi JNE Dan QOURIER Menghadirkan Qourier Powered By JNE, Sebuah Layanan Kurir Instan



Qourier Powered By JNE - JNE sebagai penguasa pasar jasa pengiriman ekspress di Indonesia, tak henti-hentinya berinovasi. Terbaru, sebuah terobosan strategis dilakukan PT Tiki Jalur Nugraha Ekakurir (JNE) bekerja sama dengan PT Qourier Indonesia Kartika, sebagai partner bisnis dalam rangka merambah pangsa pasar pengiriman barang untuk bisnis jual beli online (e-commerce).

Kolaborasi JNE Dan QOURIER Menghadirkan Qourier Powered By JNE, Sebuah Layanan Kurir Instan
Kolaborasi JNE dan QOURIER melahirkan Qourier Powered by JNE (via Swa.co.id)

Orang bisa bertanya-tanya, mengapa JNE perlu menggandeng pihak lain? Bukankah JNE sudah jadi jawara pengiriman, untuk kepentingan apa sehingga perlu bekerjasama dengan pihak lain? Ternyata ada alasan kuat dibalik kerjasama tersebut.

E-commerce atau perdagangan online memang sedang booming dan jasa pengiriman mendapat berkahnya. Sebab meskipun transaksi online bisa dilakukan secara cepat dan efisien melalui media internet, agar barang yang diperjual-belikan sampai ke tangan pembeli, membutuhkan perantara perusahaan jasa pengiriman.

Untuk pasar e-commerce, JNE memang jawaranya. Saat ini pengiriman produk online sudah menjadi tambang emas JNE. Sebanyak 60% pendapatan sektor ritel JNE berasal dari produk e-commerce. Angka yang sama juga diperoleh J&T (sumber).



Tapi persaingan layanan pengiriman di e-commerce tidak terjadi antar perusahaan jasa pengiriman konvensional. JNE boleh berjaya di segmen pengiriman Reguler antar kota. Tapi masih ada ceruk lain yang porsinya kian besar, yaitu kebutuhan jasa pengiriman didalam kota alias kurir kota.

JNE memang punya layanan YES (Yakin Esok Sampai), yang menjanjikan barang sampai esok harinya. Namun untuk pengiriman antara pembeli dan penjual yang berada di kota yang sama, YES terlalu lambat. Untuk barang yang ingin digunakan di hari yang sama, seperti makanan siap saji dan bahan pangan seperti keju, daging, orang tidak membutuhkan YES. Bahkan busana dan sepatu yang harus sampai di hari sama, karena akan dipakai di malam harinya, JNE tidak bisa melayaninya.

Orang akan memilih layanan instant courier yang jauh lebih cepat, di hari yang sama bahkan 2 jam berikutnya dari proses pemesanan, barang sudah diterima. Dan itu baru Go-Jek lewat Go-Send dan GRAB melalui GRABsend yang mampu menghandle. Keduanya tak terjamahkan oleh JNE.
   
Tren instant courier di kota besar semakin menjadi gaya hidup. JNE menyadari kekurangan di layanan kurir instan dan ini jika dibiarkan terlalu lama, bisa-bisa JNE kehilangan momentum meraihnya. Dititik inilah JNE membutuhkan partner. Pilihan pun jatuh pada PT Qourier Indonesia Kartika (QIK).

QOURIER Indonesia Kartika

QIK adalah perusahaan lokal berbasis teknologi yang menjual solusi transportasi melalui mobile application dan web application yang didirikan pada 2017. QIK merupakan mitra ekslusif QOURIER Pte Ltd dari Singapura yang bergerak di bidang logistik berbasis teknologi yang menggunakan tenaga crowdsourcing.


Ikatakan kerjasama bisnis antara PT Qourier Indonesia Kartika dan PT TIKI JNE diresmikan Senin, 9 Juni 2018 di kantor pusat JNE, Tomang, Jakarta. 

Dalam kerjasama tersebut Qourier menjadi penyedia mobile application dan web application dengan nama Qourier powered by JNE untuk menghadirkan layanan kurir cepat (instant courier) same day delivery dan instant delivery.

Dilansir dari laman Swa, PT Qourier Indonesia Kartika (QIK) melihat bahwa kerja sama ini merupakan bentuk kepercayaan dan tanggung jawab yang besar dari PT TIKI JNE (JNE) kepada QIK. 

Selama 27 tahun JNE membangun bisnis dan merek yang kuat, baru pertama kali inilah JNE mau bekerja sama dengan pihak lain dan merek JNE dapat bersanding dengan merek dari perusahaan lain, dalam hal ini merek QOURIER.


Sedangkan Direktur Utama JNE Mohammad Feriadi mengatakan, kerja sama ini perlu dilakukan JNE supaya JNE dapat melakukan akselerasi bisnis lebih lekas di era perkembangan teknologi dan e-commerce yang sangat cepat. 

Feriadi juga melihat QIK memiliki dan membawa teknologi yang diperlukan oleh JNE.

"Kami bekerja sama karena Qourier memberikan solusi apa yang tidak dimiliki JNE, khususnya dalam hal teknologi," katanya seperti dikutip dari Bisnis.com.

Dalam kerja sama ini, kurang lebih pembagian kerjanya adalah : tenaga kerja oleh JNE, manajemen dan teknologi oleh QIK.

Dari sisi armada pengantaran barang, QIK akan mulai dengan mendayagunakan dedicated riders JNE yang berjumlah 14 ribu orang.

Menurut Putri Kadarmanto, Presiden direktur QIK, digunakannya tenaga pengemudi dedicated ini karena JNE sangat ketat dengan quality control.

"Unique selling point kami adalah: security, quality, dan no cancel orders," tambah Putri. Ke depan, mereka juga akan menggunakan pola crowdsourcing untuk memenuhi kebutuhan tenaga pengemudinya.

Bagi JNE, produk baru ini akan menjadi pengalaman pertama melayani pengiriman point to point di wilayah Jakarta di hari yang sama (same day delivery service) maupun dalam kurun waktu 2-4 jam (instant delivery service) dengan menggunakan aplikasi web dan mobile.



Layanan kurir instan ini memang berbeda dengan model bisnis jasa pengiriman konvensional yang menggunakan warehouse, dimana paket yang dikirim konsumen akan masuk ke gudang untuk sortasi sebelum didistribusikan lebih lanjut.

Pada kurir instan paket akan langsung dijual lewat last mile delivery, yaitu pengantaran barang-barang dari tempat /gudang awal ke tujuan akhir maupun melalui point to point delivery, penjemputan paket dari satu tempat untuk diantarkan ke tempat tujuan lain.

Di tahap awal, QIK baru akan memulai bisnisnya dengan metode B2B atau corporate customer. Yaitu bekerja sama dengan perusahaan logistic dan supply chain dari Jerman, DB Schenker, yang merupakan mitra dari sejumlah perusahaan teknologi dan e-commerce dunia seperti Apple dan Lazada.

Dengan demikian, layanan pengiriman barang dari perusahaan-perusahaan tersebut juga bisa terlayani oleh JNE.

Dengan sejumlah kerja sama tersebut, selain dapat menyediakan jasa pengiriman door to door menggunakan mobile apps, kedepannya QIK menargetkan juga dapat mengirimkan barang keluar kota maupun ekspor dengan barang dijemput di rumah. 

Sedangkan di sisi lain, pesaing mereka sekarang baru bisa memberikan pelayanan pengiriman barang di dalam dan antar kota.

Tak terelakkan, persaingan Go-Jek dan GRAB di pasar instant courier bakal makin ramai dengan kehadiran QOURIER powered by JNE. Sebab, tak mungkin Go-Jek dan GRAB membiarkan pasar yang sudah dikuasai digeroti pihak lain begitu saja.

Babak baru perang instant courier dimulai. 
Loading...

Labels: Jasa Pengiriman, JNE

Thanks for reading Kolaborasi JNE Dan QOURIER Menghadirkan Qourier Powered By JNE, Sebuah Layanan Kurir Instan. Please share this article.

Share:

0 Komentar untuk "Kolaborasi JNE Dan QOURIER Menghadirkan Qourier Powered By JNE, Sebuah Layanan Kurir Instan"

- Komentar diluar topik tidak akan ditampilkan.
- Komentar dengan identitas akan lebih dihargai.