8 Siasat Mendapatkan Harga Murah Belanja Online Di Marketplace


Siasat Belanja Murah Di Marketplace - Teman saya sebut saja bunga, hobi banget keluyuran di mall virtual alias marketplace. Favoritnya adalah Shopee. Karena menurutnya, di Shoope banyak produk fashion yang modelnya sesuai dengan seleranya. Selain itu harganya juga murah.

Nah yang jadi masalah, bunga juga pemburu free ongkir. Dia suka berburu barang yang modelnya kekinian, harganya murah dan gratis ongkir. Cucok meonglah.

8 Siasat Mendapatkan Harga Murah Belanja Online Di Marketplace
Siasat mendapatkan harga murah di marketplace

Bunga bingung, free ongkir itu kan mensyaratkan pembelian minimal sejumlah tertentu. Padahal pembelian nya kurang dari itu. Terus bagaimana solusinya?

Banyak kok yang seperti Bunga, berburu harga murah di berbagai marketplace. Saya mungkin termasuk salah satunya. Banyak kelebihan belanja di marketplace dibandingkan beli di olshop biasa.

Pertama, pastinya bisa pilih banyak model dan merk barang yang diburu di situs yang sama. Kedua, bisa membandingkan harga antara penjual satu dengan lain. Belum lagi, seringkali ada promo harga miring untuk pembelian barang tertentu atau promo dari merchant resmi. Masih ditambah adanya iming-iming free ongkir yang ditawarkan marketplace jika menggunakan jasa pengiriman tertentu. Pokoknya, belanja di marketplace adalah surganya para shopaholic.

Buat bunga dan kawan-kawannya yang suka shopping online di marketplace seperti Shopee, Bukalapak, Tokopedia dan lain-lain, berikut 8 solusi berbelanja murah di marketplace secara aman

MANFAATKAN PROMO FREE ONGKIR


Free ongkir terbukti mampu mendorong orang jadi nafsu belanja. Tak heran free ongkir jadi jurus efektif memaksa orang belanja online tanpa terpaksa, malah senang. Banyak pembeli yang sengaja menunda pembelian sampai ada pengumuman free ongkir.

Kalau beberapa tahun lalu gratis ongkos kirim masih digunakan pengelola marketplace secara membabi-buta, semua jor-joran meraih pembeli dengan menggratiskan ongkos kirim. Saat ini free ongkir meskipun masih diterapkan, tapi sudah lebih rasional dan kadang bisa menjebak orang berbelanja tanpa pikir panjang.

Sebagai contoh, ada kalimat iming-iming gratis ongkir yang bisa membuat orang salah mengerti jika tidak ditelaah dengan benar. Seperti : Gratis ongkir minimal pembelian Rp 90 ribu di merchant resmi marketplace tersebut. Lalu gratis ongkir minimal pembelian Rp 150 ribu untuk jasa pengiriman tertentu yang bekerjasama. Tapi masih ada embel-embel keterangan masing-masing dibawahnya, bahwa subsidi ongkir hingga Rp 25 ribu/pesanan. Itupun masih ada keterangan lagi, berlaku untuk semua toko yang bertanda gambar kecil mobil bertuliskan free. Ribet kan?

Pembeli yang sudah keburu nafsu dengan kalimat free ongkir, mungkin akan menganggap syaratnya cuma minimal pembelian senilai tertentu. Padahal syaratnya tidak berlaku di semua merchant/seller, dan itu bukan murni free ongkir tapi subsidi. Kalimat "subsidi ongkir hingga Rp 25 ribu" itu berarti ongkir yang diberikan tidak sebesar 25 ribu, tapi hanya hingga sebesar itu. Mungkin riilnya hanya 10 ribu.

Kalau kebetulan ada promo free ongkir tentu saja wajib diambil, tapi jangan dibalik, memaksa belanja karena ada iming-iming gratis pengiriman. Mestinya belanja itu tetap dengan perhitungan dan karena memang dibutuhkan. Jangan terjebak ongkir gratis, karena masih ada cara lain untuk mendapatkan harga yang murah.

BELI BEBERAPA ITEM BARANG SEKALIGUS


Ongkos kirim dihitung per kilogram. Meskipun beli barang yang beratnya 400 gram, tetap membayar ongkir 1 kg, jadi mending digenapin belanjanya mencapai 1kg atau lebih sedikit. Biar nyucuk dengan ongkirnya. Ini yang biasa saya lakukan kalau beli online.

Kamu bisa beli sekaligus barang yang kamu cari itu 2 atau lebih, tergantung berat satuannya. Apalagi jika harganya memang benar-benar miring dari lainnya. Kelebihan barang tersebut bisa kamu jual lagi ke teman-temanmu. Atau kamu bisa joinan saja sama teman yang kebetulan juga ngincar barang yang sama. Sharing ongkir juga.

Cara lain adalah memilih barang yang berbeda, tentu bukan asal pilih, tapi memang barang tersebut dibutuhkan juga. Yang penting, berat totalnya masih satu kiloan. 

MANFAATKAN FITUR FILTER

Setiap marketplace dilengkapi beberapa filter tertentu untuk membantu pencarian barang yang kita cari. Gunakan filter tersebut untuk mendapatkan barang termurah di situs belanja favoritmu. Ada beberapa filter yang bermanfaat.

Pertama, filter Harga. Kamu bisa tentukan harga minimal dan harga maksimal dari barang pilihanmu. Cukup tentukan saja harga maksimalnya. Misalnya buat yang cewek, kamu butuh jilbab instant yang murah untuk harianmu. Dan kamu tetapkan harga maksimal adalah 30 ribu, tinggal set saja, maka yang akan ditampilkan sistem adalah jilbab instant yang harganya dibawah 30 ribu. Tinggal pilih mana yang sesuai dengan seleramu.

Tapi kalau mau yang lebih praktis, manfaatkan saja filter harga Termurah di Bukalapak, Terendah di Tokopedia, atau  Lazada memiliki filter Harga Rendah ke Tinggi. Intinya sama saja, mengurutkan harga barang tertentu dari paling murah ke paling mahal.

Kedua, manfaatkan filter Lokasi atau Dikirim Dari. Percuma dapat harga murah tapi ongkir mahal, karena faktor lokasi kita dengan seller kejauhan, sehingga ongkirnya kena mahal. Lebih baik dapat harga lebih mahal dari seller yang lokasinya satu wilayah provinsi, atau bahkan satu kota dengan kita, tapi ongkirnya lebih murah.

Contohnya begini. Saya mau beli madu 1 kg. Tahu kan kalau madu itu wadahnya botol beling. Berat madunya 1 kg, dengan botolnya plus packingnya, pasti lebih 1 kg, biasanya seller akan mematok berat paket minimal 1,7 sampai 2 kg.

Hasil pencarian, harga madu yang ditawarkan seller dari Jakarta dan sekitarnya lebih murah sekitar 10 ribu sampai 50 ribu. Tentu saya pilih termurah, ketemu harga 145 ribu. Dengan berat paket 2 kg, saya kena ongkir JNE Regular 56 ribu. Jadi total untuk madu 1 kg , saya harus bayar 201 ribu.

Saya gunakan filter lokasi untuk mencari madu sejenis di wilayah provinsi yang sama dengan lokasi saya. Ketemu harga 155 ribu yang dijual seller di Malang. Yah, lebih mahal 10 ribu ya. Disisi lain, ongkir yang saya tanggung hanya 24 ribu. Sehingga totalnya 179 ribu. Jadinya lebih murah 22 ribu kan. Kalau kamu pilih yang mana?

Ketiga, tidak ada salahnya juga cek Filter Gratis Ongkir. Tidak semua marketplace menyediakan fitur ini, tapi setidaknya di Bukalapak, Shopee ada fitur tersebut. Siapa tahu barang incaranmu saat itu sedang ada promo gratis ongkir.

Keempat, Filter Diskon atau Filter Grosir juga bisa dimanfaatkan guna mendapatkan harga termurah.

NEGO HARGA BARANG

Beberapa marketplace menawarkan fitur Nego atau Tawar harga atas harga jual yang dipasang seller. Saya tidak tahu seberapa efektif nego harga ini bagi pembeli yang melakukannya. Tapi tidak ada salahnya juga dicoba, terutama untuk produk yang harganya terbilang mahal.
Fitur nego harga di Bukalapak.
Fitur nego harga di Bukalapak.
Lakukan nego harga secara rasional, sekitar 10 persen dari harga yang tertera. Jika harga barang 150 ribu misalnya, negonya berarti 135-140 ribuan. Jangan kelewatan menawar, karena penjual juga ingin mendapatkan keuntungan dari dagangannya. Dan belum tentu harga seller yang kelihatan mahal itu dia juga menikmati untung yang banyak. Bisa jadi dia reseller tangan kesekian dan harga yang dia dapat sudah cukup tinggi.

Mungkin lebih efektif jika selain nego harga, kamu juga melakukan chat dengan penjualnya dengan mengajukan alasan : kamu akan menjadikan tokonya sebagai langganan. Atau janji memberikan bintang lima dan membuat ulasan yang menarik di produk tersebut. Pasti seller mempertimbangkan negomu dengan serius.

NEGO BERAT BARANG


Ini lebih berkaitan dengan menekan ongkos kirim. Hampir semua barang yang dijual di marketplace berat yang dicantumkan bukan berat riil barang tersebut, tapi sudah memperhitungkan packing dan jenis barangnya. Terutama pada barang yang rawan pecah, untuk tujuan keamanan paket, seller akan menambah ekstra packing yang membuat berat barang lebih berat.

Misalnya barang berupa cairan yang dikemas dalam botol beling. Berat riilnya hanya 400 gr, tapi seller mungkin tidak mau beresiko dan menambahkan packingnya sebesar 300 gr, sehingga berat barang tersebut dicantumkan 700 gr.

Bagi yang ingin membeli barang tersebut 2 bh, maka akan kena ongkir 2 kg, karena berat barang akan dihitung sistem marketplace sebagai 1400 gr atau dibulatkan 2 kg. Padahal seharusnya 2 buah barang tersebut bisa hanya kena 1 kg ongkir jika seller mau menurunkan berat barang hanya 600 gram misalnya. Karena berat 1200 gr ongkirnya masih dihitung 1 kg.

Disini perlunya nego dengan seller. Saya biasanya akan mencari tahu dulu barang yang sama pada seller lain dibandrol berat berapa, untuk mengetahui perkiraan berat normal barang tersebut. Tapi cara yang terbaik adalah menanyakan langsung ke seller, bukan mengira-ira.

Kalau berat barang bisa ditekan mendekati berat riilnya, sehingga pembelian beberapa buah bisa menekan ongkir, tentunya menguntungkan bukan. Cara mengubah/menurunkan berat barang ini bisa diubah sementara oleh seller sambil kita melakukan pembelian dengan beban ongkir yang lebih murah. Setelah transaksi berhasil, seller mengganti dengan berat semula. Cara ini mungkin cukup ribet bagi seller.

Atau cara lain, kita tetap membeli dengan berat semula yang berarti ongkir lebih mahal karena yang dibeli lebih dari 1 buah. Katakan ongkir yang kita bayar 2 kg, dengan kesepakatan sebelumnya, lalu oleh seller kelebihan ongkir 1 kg dikembalikan, dimasukkan amplop, bersama barang yang ia kirim. Tentu ini menyangkut kepercayaan terhadap seller, jadi kita bisa terapkan terhadap seller yang memiliki reputasi baik.

GUNAKAN JASA PENGIRIMAN YANG LEBIH MURAH

Salah satu kendala dalam bisnis marketplace adalah barang dengan berat besar. Layanan cargo memang sudah disediakan Tokopedia dengan menggandeng REX untuk berat paket diatas 10 kg, atau PT Pos dengan layanan cargo pos ritel darat. Tapi implementasinya masih sebatas untuk seller di kota tertentu. JNE juga punya JNE Trucking, tapi jenis layanan ini tidak dihadirkan di marketplace.

Sehingga pembeli yang membeli barang dalam jumlah banyak atau barang yang berat, terkendala soal ongkir yang super mahal. Saya pernah tertarik beli treadmil, tapi urung begitu melihat ongkir yang harus saya tanggung. Bagaimana tidak kalau ongkirnya sama dengan harga barangnya.?

Sambil menunggu marketplace membuat solusi yang lebih elegan, jalan keluarnya adalah nego dengan seller agar menggunakan jasa pengiriman diluar sistem marketplace. Yaitu lewat layanan cargo yang dikirim via darat.

Masalahnya lagi-lagi menyangkut kepercayaan terhadap seller. Karena jika menggunakan layanan pengiriman diluar sistem marketplace, berarti kita bertransaksi juga diluar marketplace alias langsung transaksi dengan seller. Disini reputasi seller menjadi taruhan. Transaksi semacam ini bisa dilakukan untuk seller yang memang rangkingnya sudah tinggi dan lebih baik jika ia memiliki toko offline.

CARI OLSHOP LAIN


Kalau pencarian di marketplace favorit kita belum menemukan barang dengan harga yang sesuai harapan, masih ada ladang marketplace lain yang siap diubek-ubek. Untuk mendapatkan harga barang yang murah di online market memang perlu usaha dan jangan tergantung pada satu sumber. Saya yakin di ponsel kamu terinstal lebih dari satu aplikasi toko online. Maniak belanja online bisa memiliki 5 lebih berbagai aplikasi marketplace. Jelajahi semua untuk mendapat harga termurah.

Ada cara yang lebih gampang, tanpa harus satu-satu membuka aplikasi tersebut. Manfaatkan Google untuk melakukan pencarian produk termurah yang kamu incar. Misalnya : Harga Samsung Galaxy J2 Pro. Maka Google akan menampilkan harga ponsel tersebut dari berbagai sumber.

Cara lain manfaatkan situs pembanding harga, seperti Pricebook.id untuk menemukan dan membandingkan harga-harga barang tertentu. Saya pernah menggunakan cara ini ketika membeli sebuah printer.

GUNAKAN KOMBINASI BERBAGAI CARA 

Belum lama ini saya dapat barang dengan harga murah dengan memanfaatkan filter harga dan filter lokasi seller yang dekat. Semula saya mencari alat penangkap nyamuk model baru. Saya menemukan harga termurah 62 ribu dengan mengaktifkan filter harga. Tapi seller tinggal di Medan, jelas bikin berat di ongkir.

Berikutnya akan aktifkan filter lokasi. Disini saya menemukan harga barang 65 ribu, lebih mahal 3 ribu ya. Tapi lokasi seller sama-sama Jawa Timur, sehingga ongkirnya lebih bersahabat. Dari daftar pengiriman yang disediakan seller, ada TIKI yang menawarkan tarif termurah yaitu 7 ribu/kg. Disini saya mendapatkan ide untuk membeli sekaligus 4 buah dengan ongkir 21 ribu/3kg, karena berat barang adalah 700 gr. Berarti tiap barang hanya kena ongkir 5500 rupiah.

Kenapa saya sampai membeli 4 buah? Semata naluri bisnis, yang satu saya pakai sendiri, sisanya dijual offline ke orang lain, pasti masih untung kok. Begitulah berbagai trik atau siasat berbelanja online untuk mendapatkan harga murah di marketplace yang bisa kamu coba.

Bagaimana menurut kamu?
Loading...

Labels: Bisnis Online, Marketplace

Thanks for reading 8 Siasat Mendapatkan Harga Murah Belanja Online Di Marketplace. Please share this article.

Share:

0 Komentar untuk "8 Siasat Mendapatkan Harga Murah Belanja Online Di Marketplace"

- Komentar diluar topik tidak akan ditampilkan.
- Komentar dengan identitas akan lebih dihargai.