5 Tahapan dalam Merancang Proposal Bisnis Kurir


Membuat sebuah proposal atau rencana bisnis merupakan hal pertama yang perlu dilakukan sebelum membangun sebuah usaha. Sebagian orang mungkin sering melewatkannya dengan alasan tidak tahu caranya dan terlalu bertele-tele. Namun sebuah rencana bisnis bisa membantu pengusaha pemula untuk mendapatkan modal dari pihak ketiga. Jadi merancang proporsal sangat diperlukan dalam bisnis apapun, salah satunya bisnis kurir. Berikut ini tahapan yang diperlukan  dalam merancang proposal bisnis kurir:
Merancang proposal bisnis kurir.


1. Menuliskan Profil Usaha atau Executive Summary

Di bagian awal sebuah proposal atau rencana bisnis terdapat profil usaha yang terdiri dari nama usaha, pemilik usaha, jenis usaha, dan alamat usaha. Nama usaha penting sebagai branding sehingga pelanggan tertarik dengan usaha yang kita tawarkan. Kita bisa melihat beberapa nama usaha kurir terkemuka, seperti JNE, Go-Send (Go-Jek), Tiki, Kurir Plus, dan lain-lain. Ada baiknya mencari nama yang mudah diingat, namun tetap berbeda dengan usaha serupa yang telah ada. Nama usaha yang berkaitan dengan jenis usaha, misalnya dengan menambahkan kata “kurir”, “send”, dan lain-lain juga bisa mempermudah pelanggan untuk mengetahui apa jenis usahanya.

2. Analisis Pemasaran

Analisis pemasaran dituliskan terlebih dulu dalam proposal bisnis kurir sebelum analisis lainnya karea tanpa adanya pasar maka produk tak dapat dijual. Sebagus apapun sebuah produk namun jika pasar tidak membutuhkannya atau tidak menginginkannya maka produk tersebut tidak layak jual. 

Berikut beberapa poin yang terdapat dalam analisis pemasaran:
  • ·         Profil konsumen: berupa keterangan tentang siapa kelompok konsumen yang ditargetkan dalam usaha ini. Misalnya usia, jenis kelamin, pekerjaan, dan tempat tinggal konsumen.
  • ·         Potensi pasar dan prospek perkembangannya: berupa jumlah konsumen yang berpotensi menggunakan jasa kurir/pengiriman barang. Ini bisa didapat dari jenis usaha yang serupa yang pernah ada atau melalui survey. Prospek perkembangannya berarti melihat tren potensi pasar dari tahun ke tahun, apakah meningkat, datar, atau menurun. Pasar potensial yang terus meningkat merupakan salah satu yang diperlukan dalam membangun usaha.
  • ·         Market share: berupa pembagian pasar dengan usaha-usaha yang telah ada. Jika belum ada usaha serupa maka market share-nya dapat dilihat dari usaha lainnya yang tak jauh berbeda. Adanya market share yang belum digarap  oleh perusahaan lainnya menjadi nilai lebih dalam membangun usaha.
  • ·         Strategi pemasaran.

Ø  Produk: berupa inovasi produk/jasa yang akan dilakukan, diversifikasi produk, dan lain-lain.
Ø  Harga: berupa harga yang akan ditetapkan, misalnya biaya pengiriman.
Ø  Promosi: promosi bisa dilakukan dengan berbagai media mulai dari brosur, spanduk, elektronik, media sosial dan lain-lain, sebutkan secara rinci rencana promosi yang akan dilakukan.
Ø  Tempat usaha: berupa lokasi usaha yang ditonjolkan kelebihannya seperti di pinggir jalan, di pusat kota, dan sejenisnya.
Ø  Distribusi: berupa bagaimana jasa atau produk yang dijual sampai ke pelanggan. Pada jasa kurir pengiriman barang maka dijelaskan bagaimana kurir menjemput barang dan mengantarkan barang.

3. Analisis Produk

Analisis produk menjelaskan tentang detail dari produk atau jasa yang dihasilkan oleh usaha Anda. Pada proposal bisnis kurir maka dijelaskan produk jasa pengantaran apa saja yang dilakukan. Analisis produk bisa dirinci menjadi beberapa bagian, yaitu:
  • ·         Definis jasa yang ditawarkan.
  • ·         Keunggulan dan kelemahan yang dimiliki, membandingkan dengan pesaing.
  • ·         Bahan baku.
  • ·         Tahapan produksi.

Pada usaha pengiriman barang maka bahan bakunya berupa alat transportasi yang digunakan untuk antar-jemput barang, seperti sepeda motor, atau mobil pick up/box.

4. Analisis SDM

Analisis Sumber Daya Manusia menjelaskan tentang struktur manajemen dari bisnis yang dibangun. Bisa dimulai dari struktur organisasi, jumlah karyawan, sistem penggajian dan tunjangan, serta penjelasan tentang kelemahan manajemen yang dimiliki. Pada bisnis kurir maka sumber daya berupa karyawan kantor dan kurir. Keduanya bisa berupa pegawai tetap atau pegawai tidak tetap. Pada sistem penggajian, pemimpin usaha perlu dicantumkan mendapatkan penghasilan berapa setiap bulannya sama seperti karyawan lain.

5. Analisis Keuangan


Analisis keuangan biasanya merupakan bab akhir dalam sebuah proposal bisnis kurir. Analisis keuangan ini bisa meliputi modal yang dimiliki dan dibutuhkan, perkiraan pendapatan, biaya operasional bulanan, biaya tetap, dan lain-lain. Ada baiknya mencantumkan prakiraan laba-rugi dan analisis keuangan lainnya. 
Loading...

Labels: Bisnis Kurir

Thanks for reading 5 Tahapan dalam Merancang Proposal Bisnis Kurir. Please share this article.

Share:

0 Komentar untuk "5 Tahapan dalam Merancang Proposal Bisnis Kurir"

- Komentar diluar topik tidak akan ditampilkan.
- Komentar dengan identitas akan lebih dihargai.