Benarkah Ongkos Kirim Paket Pos Lebih Murah ?


Benarkah Ongkir Pos Lebih Murah ? - Selama ini ada anggapan di masyarakat ongkos kirim paket lewat pos lebih murah daripada lewat jasa pengiriman swasta. Sebagian besar orang memilih mengirim paket lewat pos tidak lain karena pertimbangan ongkos kirimnya lebih murah. Namun benarkah kenyataannya demikian? Ongkos kirim lewat pos lebih murah itu fakta atau hanya sekedar persepsi?
Benarkah ongkos kirim Pos lebih murah.
Untuk membuktikan kebenaranya, saya melakukan perbandingan antara ongkos kirim Pos dengan ongkos kirim dari dua perusahaan jasa pengiriman swasta yang cukup populer, yaitu JNE dan TIKI.

Saya akan membandingkan ongkos kirim ketiganya untuk berbagai kota tujuan dengan patokan dari Kota Asal Banyuwangi, sesuai dengan domisili saya.

Untuk membandingkan ongkos kirim ketiga perusahaan tersebut, saya tidak melakukan cek ongkos kirim di laman website perusahaan tersebut, melainkan menggunakan generator Cektarif.com agar lebih praktis. Variabel yang digunakan adalah berat paket 1 kg dan layanan ongkos kirim Reguler (biasa). Perbandingan cek ongkos kirim ini dilakukan pada 31 Januari 2016.

Yang menjadi kendala dalam membandingkan ongkos kirim ini adalah ongkos kirim Pos untuk paket kecil (dibawah 5 kg) tidak menyediakan ongkos kirim biasa (reguler), namun hanya Surat Kilat Khusus (2-4 hari) dan Express Next Day (1 hari). Namun dilihat dari waktu pengirimannya yang 2-4 hari, layanan Surat Kilas Khusus bisa disamakan dengan layanan paket Reguler pada jasa pengiriman swasta yang membutuhkan waktu kurang lebih sama.

Yang pertama, saya membandingkan ongkos kirim antar kota dalam satu propinsi antara Pos, TIKI dan JNE, dalam hal ini dari kota Banyuwangi ke Malang, sama-sama di Jawa Timur. Dengan patokan berat paket 1 kg, maka hasil yang diperoleh adalah :
- TIKI Rp 11.000,-
- JNE Rp 11.000,-
- Pos Rp 14.500,-
Dengan demikian untuk ongkos kirim dari Banyuwangi ke Malang, ongkos kirim Pos lebih mahal dari JNE maupun TIKI.
Perbandingan ongkos kirim TIKI, JNE dan Pos dari Banyuwangi ke Malang.
Kedua, saya membandingkan ongkos kirim dari kota satu ke kota lain yang berbeda propinsi, dalam hal ini dari kota Banyuwangi ke Jakarta. Hasilnya adalah sebagai berikut :
- TIKI Rp 17.000,-
- JNE Rp 22.000,-
- Pos Rp 25.000,-
Dengan demikian untuk ongkos kirim dari Banyuwangi ke Jakarta, ongkos kirim Pos juga lebih mahal dari JNE maupun TIKI.
Perbandingan ongkos kirim TIKI, JNE dan Pos dari Banyuwangi ke Jakarta.

Ketiga, saya membandingkan ongkos kirim dari satu kota ke kota lain di luar Pulau Jawa, dalam hal ini dari Banyuwangi ke Palembang. Kali ini perbandingan cek ongkir ini dilakukan bulan Juli menggunakan generator Cektarif.com, dan ternyata untuk Tiki tidak muncul hasilnya, sehingga dilacak langsung melalui webnya. Ternyata ongkir Banyuwangi ke Palembang melalui TIKI adalah Rp 24 ribu untuk layanan Regular dengan estimasi waktu pengirimanan 3 hari.
Perbandingan ongkos kirim JNE dan Pos dari Banyuwangi ke Palembang.
Hasil perbandingkan ongkos kirim dari Banyuwangi ke Palembang adalah sebagai berikut :
- TIKI Rp 24.000,-
- JNE Rp 30.000,-
- Pos Rp 32.000,-

Hasilnya, sekali lagi untuk pengiriman paket kecil dari Jawa ke Luar Pulau Jawa, dalam hal ini dari Banyuwangi ke Palembang, ongkos kirim Pos masih lebih mahal dari JNE maupun TIKI (termurah).

Dengan demikian dapat disimpulkan, bahwa ongkos kirim via Pos lebih murah daripada jasa pengiriman swasta adalah tidak terbukti. Faktanya, untuk paket kecil dengan layanan setara Regular, ongkos kirim Pos justru lebih mahal.

Hal ini disebabkan PT Pos tidak memberlakukan layanan Paket Pos Biasa untuk pengiriman paket/dokumen dengan berat dibawah 2 kg. Sehingga untuk paket kecil akan dikenakan tarif layanan Kilat Khusus atau Express. Layanan Paket Pos Biasa di PT Pos Indonesia hanya diberlakukan untuk paket minimal 3 kg. Hal ini membuat ongkos kirim Pos kurang kompetitif, mengingat mayoritas barang yang dikirim oleh masyarakat adalah tergolong paket kecil (1-2 kg).

Lihat : Paket Pos Biasa, Mengapa Harus Ada Berat Minimalnya ?

Namun jika berat paket yang dikirim melalui Pos minimal 3kg atau lebih, maka ongkos kirimnya bisa lebih murah karena tersedia layanan Paket Pos Biasa.

Sebagai contoh, untuk paket 3 kg tujuan Banyuwangi ke Palembang kota, menggunakan layanan Paket Pos Biasa ternyata ongkos kirimnya hanya Rp 29.115,- atau kurang dari Rp 10 ribu per kg nya.
ongkir Paket Pos Biasa.
Ongkos kirim Pos dengan Paket Pos Biasa jauh lebih murah.
Jadi ongkos kirim lewat Pos jauh lebih murah jika tersedia layanan Paket Pos Biasa. Kondisi semacam ini yang seharusnya dipahami oleh masyarakat, dan bukannya secara gebyah uyah menyimpulkan bahwa ongkos kirim PT Pos lebih mahal.

Bagaimana pun juga, PT Pos dengan ribuan kantor pos yang tersebar hingga ke seluruh pelosok Indonesia merupakan aset dan kelebihan PT Pos yang seharusnya dimanfaatkan secara maksimal untuk memberikan pelayanan bagi masyarakat yang membutuhkan jasa pengiriman yang murah namun terpercaya.

Selama ini saya menggunakan jasa pengiriman via pos baik-baik saja dan termasuk tepat waktu. Saya memprioritaskan menggunakan jasa pos untuk pengiriman paket dengan ketentuan sebagai berikut :

1. Bila tujuan alamat di luar kota Kecamatan,
2. Bila alamat tujuan paket di kota kecil di luar pulau Jawa.
3. Paket dengan berat "tanggung".

Alasannya sederhana saja. Karena untuk tujuan tersebut, ongkos kirim pos lebih murah dibandingkan jasa pengiriman swasta, terutama luar Jawa. Untuk paket dengan berat tanggung, seperti 1,3 sampai 1,5 kg, jika dikirim lewat jasa pengiriman swasta, akan dibulatkan menjadi 2 kg, namun lewat Pos perhitungannya lebih murah.
loading...

- Komentar diluar topik tidak akan ditampilkan.
- Komentar dengan identitas akan lebih dihargai.

Back To Top