Mengapa Paket Saya Dikembalikan?


Penyebab Paket Dikembalikan atau Diretur - Dalam beberapa kasus, bisa terjadi barang atau paket yang kita kirim melalui jasa pengiriman, ternyata dikembalikan lagi oleh pihak agen. Istilahnya diretur.
Sebab-sebab paket barang yang kita kirim dikembalikan oleh pihak agen jasa pengiriman.
Penyebab paket dikembalikan (sumber : Majorventures.com.au)
Pernah terjadi kasus sebuah paket yang dikirim melalui Tiki yang sudah sampai di bandara, dikembalikan ke agen penerima. Ternyata kondisi paket tersebut basah dan ada bau yang menyengat. Padahal sewaktu diterima oleh agen, paket yang dipaking rapi dalam sebuah dus tebal dan dilapisi plastik di bagian luar tersebut kondisinya masih baik. Oleh si Agen, pengirim paket diberitahu bahwa paketnya dikembalikan. Sewaktu si pengirim paket datang, ia meminta maaf sambil menjelaskan bahwa isi paketnya adalah tape untuk anaknya diluar pulau. Sedangkan di resi hanya tertulis isi paket adalah makanan.

Dalam hal ini tentu saja si pengirim rugi karena ongkos kirim yang telah dibayarkan menjadi hangus alias tidak dikembalikan lagi.

Biasanya ada beberapa sebab mengapa paket yang dikirim harus dikembalikan oleh pihak agen, diantaranya :

- Melanggar TOS (Term of Service)

Yaitu isi paket melanggar ketentuan yang berlaku. Pada dasarnya, tiap perusahaan cargo terikat pada ketentuan tentang pengiriman barang sebagaimana diatur oleh undang-undang. Namun dalam pelaksanaannya terdapat perbedaan penekanannya. Banyak pengirim yang mengabaikan TOS dan baru kaget setelah terjadi masalah pada barang yang dikirim melalui agen cargo/paket.

Dalam kasus paket tape tadi, seandainya sejak awal pengirim pake mengaku isinya tape, sudah pasti pihak agen akan menolak. Karena tape termasuk jenis makanan yang mengandung kadar air tinggi akibat proses fermentasi dan berbau. Ini tergolong jenis barang yang dilarang dikirim menggunakan angkutan udara.

- Alamat tujuan tidak ada yang menerima
Bisa jadi ketika paket disampaikan petugas kurir, di alamat tujuan tidak ada penghuninya dan nomer HP yang tercantum di paket tidak aktif. Biasanya perusahaan kurir punya toleransi batas waktu sebulan untuk paket yang tidak terantar. Lewat batas itu paket dikembalikan ke agen pengirim. Sebelumnya agen pengirim diberitahu tentang kondisi tersebut, dengan harapan si pengirim paket dapat menghubungi si penerima. Dalam beberapa kasus si pengirim tidak mengetahui bahwa si penerima paket sudah pindah alamat.

Untuk paket gagal antar semacam itu tidak ada pengembalian ongkos kirim.

- Penerima paket tidak bersedia menerima paket
Biasanya hal ini terjadi karena si penerima paket tidak mengenal si pengirim atau tidak ada nama si penerima di alamat tujuan, sehingga merasa ragu dan tidak mau menerima paket tersebut.

Bisa juga si penerima paket merasa tidak sedang akan menerima paket dari orang lain, karena sebelumnya tidak mendapat pemberitahuan dari si pengirim.

Ada juga kasus si penerima menolak paket karena dikenakan biaya tambahan oleh pihak agen setempat karena alasan tertentu, seperti lokasi alamat sulit dijangkau.

- Salah alamat
Ini terjadi karena si penerima paket sudah pindah alamat tanpa diketahui pengirim paket atau si pengirim salah tulis alamat si penerima.

Meski kelihatannya konyol tapi pernah terjadi dimana seseorang mengirimkan paket dengan alamat Tangerang. Setelah ditunggu beberapa waktu tidak sampai, ia komplain ke agennya. Saat itu baru disadari terjadi kesalahan pada kota tujuan, yang seharusnya Bogor, bukan Tangerang.

- Alamat tidak dikenal
Kasusnya mirip dengan salah alamat. Sekilas alamat yang tercantum tampak tidak ada yang salah, tapi ketika dilakukan pengantaran barang ke alamat tersebut, si kurir tidak menemukan alamat atau orang yang tertera di paket/resi.

Atau ada bagian di alamat penerima yang tidak jelas, misalnya nomer rumahnya salah, atau salah tulis nama jalan, misalnya disebut Gang VIII, padahal di wilayah tersebut maksimal hanya Gang VII. Salah seorang pebisnis online pernah menceritakan kesalahan pelanggannya dalam mencantumkan nomer rumahnya, seharusnya 471 ditulis 417. Beruntung kesalahan tersebut bisa diselesaikan meskipun mengakibatkan keterlambatan namun paket tidak sampai dikembalikan/diretur. Paling tidak ini menunjukkan kesalahan kecil seperti penulisan nomer bisa saja terjadi.

- Pindah Alamat
Bisa terjadi pengirim paket tidak menyadari atau tidak tahu bahwa orang yang dikirimi paket ternyata sudah tidak tinggal dialamat yang diketahui sebelumnya. Jika pengirim paket benar-benar kehilangan kontak dengan si penerima paket, maka pilihannya, paket tersebut akan dikembalikan ke si pengirim dengan membayar ongkos kirim lagi atau si pengirim merelakan paket tersebut "hilang". Biasanya jika berisi makanan yang harganya sepadan dengan ongkos kirim, si pengirim akan memilih opsi terakhir.

Kesimpulan
Untuk menghindari kejadian paket yang telah dikirim tidak terantar dan berakibat dikembalikan, sebaiknya si pengirim paket konfirmasi kepada si penerima paket bahwa ia akan mengirim paket padanya dan memastikan alamatnya valid. Selain itu setelah batas waktu kirim yang dijanjikan agen, pengirim paket sebaiknya melakukan cek ke penerima paket apakah paket sudah sampai atau belum.

Pengirim dan penerima paket bisa melakukan tracking untuk memantau paketnya. Ingat, Agen pengirim tidak wajib memberitahu paket yang sudah diterima. Jadi pengirim dan penerimalah yang harus aktif.

loading...

Labels: Kurir

Thanks for reading Mengapa Paket Saya Dikembalikan?. Please share this article.

Share:

0 Komentar untuk "Mengapa Paket Saya Dikembalikan?"

- Komentar diluar topik tidak akan ditampilkan.
- Komentar dengan identitas akan lebih dihargai.