Cara Mengasuransikan Paket Kiriman


Cara Mengasuransikan Paket Kiriman - Dalam tulisan sebelumnya dijelaskan bahwa untuk paket barang yang berharga mahal sebaiknya diasuransikan sebagai jaminan perlindungan, agar ketika mengalami musibah, barang tersebut mendapatkan ganti rugi. Meskipun paket sudah diasuransikan, agar ketika melakukan klaim ganti rugi berjalan lancar, tidak ada salahnya kita memperhatikan cara mengasuransikan barang kirimanan secara benar. Jangan sampai karena kesalahan yang sebenarnya bisa dihindarkan, proses klaim ganti rugi menjadi berlarut-larut.
Cara mengasuransikan paket kiriman.
(sumber :Bisniskueangan.kompas.com)
Jika kita tidak yakin apakah paket yang kita kirim sebaiknya diasuransikan atau tidak, hal ini bisa ditanyakan kepada pihak agen jasa pengiriman. Jelaskan dengan benar isi paket tersebut, termasuk jika jumlah barang lebih dari satu buah dan jenisnya berbeda. Misalnya ada 3 buah barang yang akan dikirim dalam satu paket dan ada satu barang yang terlarang untuk dikirim dalam paket. Karena jika ada barang dalam kategori ini yang dikirim bersama barang lain yang diasuransikan, bisa jadi ketika terjadi masalah dan kita melakukan klaim, faktor tersebut akan menggagalkan kita mendapat ganti rugi, karena kita dianggap melanggar aturan tentang pengirimanan barang. Sebagai contoh mungkin kita menganggap tidak masalah memasukkan parfum kecil kedalam paket laptop yang kita kirim dengan asuransi. Padahal parfum yang bersifat cairan dan ada unsur gas, jelas termasuk barang yang dilarang untuk dikirim lewat udara.

Barang yang akan diasuransikan jangan dipacking di rumah, tapi langsung dibawa ke agen pengirimanan. Tunjukkan barang yang akan dikirim di depan petugasnya, dan jika barang elektronik minta agar ia mencoba mengaktifkan sebelum dipaking. Hal ini untuk memastikan kondisi barang baik dan lengkap saat dikirim. Pastikan ada keterangan di resi bahwa paket dalam kondisi baik.
Tanyakan kepada petugas apakah barang tersebut perlu dipacking kayu atau tidak. Untuk barang elektronika dan barang berharga mahal, sebaiknya dipaking kayu. Ada dua pertimbangan untuk ini. Pertama sebagai perlindungan terhadap resiko kerusakan. Kedua, sebagai pengaman ekstra terhadap tangan-tangan jahat.

Ini cerita dari orang yang lama berkecimpung di bisnis kurir. Sebenarnya titik rawan dalam proses pengirimanan barang itu terjadi di bandara. Karena ketika transit di bandara dimana paket yang diangkut dengan mobil box dipindah ke dalam pesawat untuk diangkut ke kota tujuan, prosesnya dilakukan oleh petugas bandara. Staf perusahaan jasa pengirimanan tidak berhak melakukannya sendiri. Di sinilah ada oknum-oknum yang bermain.

Ketika menerima resi pengiriman pastikan di sana tertulis nama barang secara jelas/eksplisit. Bukan hanya HP Samsung, tapi juga tipenya. Jika jumlah barang yang dikirim lebih dari satu, di resi juga minta disebutkan jumlah barang yang dikirim.

Dalam kasus klaim asuransi yang berkaitan dengan berkurangnya jumlah barang yang dikirim, biasanya prosesnya lebih lama dan kadang-kadang sulit direalisir dibandingkan klaim asuransi atas barang yang hilang. Hal ini menyangkut faktor pembuktiannya. Kalau barang hilang sudah jelas yang bertanggungjawab adalah pihak agen atau perusahaan jasa pengirimanan, sehingga pencairannya cepat.
Tapi kalau klaim ada barang yang kurang dari yang seharusnya, maka harus ada bukti bahwa ketika diserahkan ke agen, jumlah barangnya adalah benar dan dilihat oleh si petugas. Misalnya jika kita mengirim 4 buah power bank, maka di resi juga tertera 4 buah power bank, bukan hanya power bank saja. Dengan kejelasan semacam itu, jika terjadi kekurangan isi paket ketika diterima, proses klaim ganti rugi menjadi lebih mudah.

Simpan resi bukti pengiriman dan tanda bukti paket telah diasuransikan setidaknya sampai barang sampai ke alamat tujuan. Kebiasaan buruk sebagian masyarakat kita menganggap resi bukan hal penting, padahal ini adalah bukti otentik yang sangat dibutuhkan ketika terjadi musibah pada paket yang kita kirimkan. Betapa menyesakkan jika klaim ganti rugi tidak berlaku karena kesalahan kecil ini. 
loading...

Labels: Ongkos kirim

Thanks for reading Cara Mengasuransikan Paket Kiriman. Please share this article.

Share:

2 Komentar untuk "Cara Mengasuransikan Paket Kiriman"

mau tanya gan kalo diasuransikan dibutuhkan biaya gak? kalo iya jira kira berapa?

Tentu saja ada tambahan untuk biaya asuransi, namun nilainya relatif kecil yaitu sekitar 0,25% - 05% dari harga barang yg diasuransikan.

- Komentar diluar topik tidak akan ditampilkan.
- Komentar dengan identitas akan lebih dihargai.

bebas bayar, pembayaran mudah dan cepat, transaksi online, pembayaran tagihan dan tiket, transfer dana online