Mengapa Paket Saya Kadang Cepat Kadang Lama Sampainya?


Faktor-faktor yang menentukan lamanya waktu pengiriman barang atau paket.
sumber : Pregnancyclinicministry.org
Mengapa paket saya kadang cepat kadang lama sampainya? - Sebelumnya sudah ditulis tentang cara menghitung waktu pengiriman barang. Kali ini saya ingin share hal yang sama terkait dengan waktu pengiriman barang.

Mengapa paket yang kita kirim kadang cepat kadang lama. Mengapa paket yang lebih jauh lebih cepat sampai. Lebih dekat malah lebih lama? Mengapa?

Ada sejumlah faktor yang mempengaruhi cepat-tidaknya pengantaran/pengiriman sebuah paket sampai ke alamat tujuan, diantaranya adalah :

Jarak pengiriman

Secara umum jarak mempengaruhi lamanya waktu yang dibutuhkan untuk mengantarkan sebuah paket ke tujuan. Paket dengan tujuan antar kota tentunya lebih cepat sampai daripada paket antar pulau. Namun ini tidak mutlak. Sering juga paket dengan tujuan jarak pendek justru lebih lama waktu pengantarannya daripada paket tujuan luar pulau misalnya. Hal ini tergantung lokasi alamat tujuan paket.

Lokasi atau alamat tujuan paket

Walaupun secara geografis tujuan paket dekat tapi kalau alamat tujuannya diluar batas antar alias diluar kota, waktu pengantarannya bisa lebih lama.

Biasanya ini terjadi pada paket yang tujuannya adalah wilayah Kecamatan diluar Kabupaten. Gambarannya begini. Paket yang dikirim dari berbagai daerah dengan tujuan kota A, alamat penerimanya tentu beragam. Ada yang didalam kota A, ada yang menyebar disejumlah Kecamatan bahkan desa/dusun di Kabupaten A. Nah, petugas kurir yang bertugas mengantarkan paket-paket tersebut akan bekerja dengan prioritas alamat tujuan yang dekat-dekat dulu/dalam kota. Sedang paket yang alamatnya diluar kota/diluar batas antar mendapat prioritas berikutnya.

Yang 'apes' paket yang alamatnya di Kecamatan/desa yang jaraknya paling jauh (apalagi lokasinya terpencil!) dan jumlah paket yang harus dikirim kadang cuma satu.
Untuk kategori terakhir ini, biasanya petugas kurir tidak setiap hari melakukan pengantaran, tapi mungkin dijadwalkan seminggu hanya 1-2 kali saja. Dengan harapan dalam hari-hari berikutnya ada lagi kiriman paket dari luar dengan tujuan desa yang sama, sehingga istilahnya "nyucuk" mengantarnya karena tidak hanya 1 paket yang diantar untuk jarak yang relatif jauh.
Atau alternatifnya, paket tujuan yang jauh ini diantar bersama paket tujuan desa terdekat, sehingga lebih efisien karena masih satu arah.

Jalur Distribusi kurir

Tiap perusahaan jasa pengiriman barang/kurir/cargo punya kebijakan sendiri dalam menetapkan ongkos kirim paket berdasarkan jarak pengiriman, termasuk didalamnya mengatur jalur distribusinya. Mereka punya pertimbangan masing-masing. Dan hal ini akan berpengaruh terhadap kecepatan pengiriman barang.

Sebagai contoh, kita mengirim paket lewat TIKI dari Banyuwangi (Jawa Timur) ke lumajang yang jaraknya kurang dari 150 km dan saat bersamaan juga mengirim paket melalui TIKI ke Jakarta.

Secara jarak dari Banyuwangi ke Lumajang jauh lebih dekat dibanding jarak Banyuwangi -Jakarta, tapi secara riil waktu pengantaran sama atau bahkan lebih lama. Dari Banyuwangi ke Jakarta waktunya antara 2-3hari dengan paket Regional. Sedangkan ke Lumajang paling cepat 3 hari. Hal ini karena dalam jalur distribusi TIKI, Lumajang ikut Surabaya (yang jaraknya sekitar 160km), bukan ikut Jember yang wilayahnya berdekatan. Sehingga paket dari Banyuwangi ke Lumajang, alurnya berputar > dikirim dulu ke Surabaya baru di didistribusikan ke Lumajang (yang arahnya kembali ke Jember/Banyuwangi). Padahal kalau lumajang ikut Jember, proses pengirimannya jadi lebih cepat karena satu arah.

Arah pengiriman paket

Kalau diperhatikan paket yang dikirim dari kota kecil ke kota besar lebih cepat sampai tujuan daripada sebaliknya. Paket dengan tujuan kota besar pada umumnya lebih cepat sampai karena lokasi alamat tujuannya lebih mudah dijangkau daripada alamat di kota kecil/kecamatan yang lebih "njelimet" dan luas wilayahnya.

Alamat tidak lengkap atau tidak jelas

Salah satu faktor yang menghambat proses pengiriman paket adalah alamat tujuan yang tidak lengkap atau tidak jelas. Atau alamatnya jelas tapi ketika petugas kurir mengantar, tidak ada orang di tempat.

Dalam hal ini si kurir akan kembali lagi lain hari. Jika alamat tujuan ternyata tidak cocok/salah, maka agen di kota penerima akan menginformasikan ke agen pengirim, yang selanjutnya akan memberitahukan si pengirim bahwa alamat paketnya bermasalah. Karena itu mencantumkan alamat tujuan secara jelas dan lengkap ada cara terbaik yang memudahkan proses pengiriman paket.
loading...

- Komentar diluar topik tidak akan ditampilkan.
- Komentar dengan identitas akan lebih dihargai.

Back To Top